Lomba Bayi Sehat Ceria Dorong Pengetahuan Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Balita

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Agustus 2024 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan setempat melaksanakan lomba bayi sehat ceria. Puncak lomba bayi sehat ceria

TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Pekalongan – Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan orang tua dalam membina tumbuh kembang balita secara optimal, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan setempat melaksanakan lomba bayi sehat ceria. Puncak lomba bayi sehat ceria dilaksanakan di ruang Jlamprang, Kantor Sekretariat Daerah, Rabu (13/8/2024) setelah diawali di tingkat Puskesmas masing-masing se-Kota Pekalongan.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengatakan bahwa peserta lomba merupakan seluruh perwakilan dari kelurahan se-Kota Pekalongan, ada 27 balita dengan kategori usia 36-60 bulan kurang 1 hari. “Lomba ini dalam rangka memilih balita yang memiliki kriteria disamping sehat juga memiliki kemampuan tumbuh kembang yang baik, sebenarnya mereka karena sudah pilihan sudah juara tetapi kita harus memilih 6 juara dimana dalam penilaian itu kami melibatkan beberapa dewan juri diantaranya mulai dari dokter spesialis, psikolog, tempat pengasuhan anak, dinas kesehatan beberapa aspek,” katanya.

Baca Juga :  PPPK Diharapkan Semakin Kuatkan Kinerja Pemkot Pekalongan

 

Adapun kriteria penilaian yang harus dipenuhi oleh peserta antara lain kesehatan gigi mulut, psikologi anak, pola pengasuhan keluarga,  keluarga berencana dan kesehatan lingkungan. “Mudah-mudahan dengan lomba ini akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam bidang kesehatan, harapannya akan tetap menjadi generasi sehat ceria di masa depannya,” terangnya.

Baca Juga :  Dorong Partisipasi Masyarakat Tanam Pohon, Perhutani Divre Jatim Bagi Bibit Pohon 14.175 Plances

 

Sementara itu, orang tua Banafsha Almahyra Putri sebagai juara I, Ayu Tri menuturkan bahwa selama ini ia menerapkan tentang kesehatan di rumah seperti membiasakan konsumsi makanan bergizi dan untuk pola asuh ia bebaskan anak tetapi tetap dipantau oleh orang tuanya. “Kebetulan posyandu di wilayah kami aktif dan saya juga turut aktif mengikuti kegiatan posyandu. Untuk seluruh ibu-ibu wilayah Kota Pekalongan tetap jaga kesehatan gizi anak dan bebaskan anak untuk berkreasi,” tukasnya.

 

Red

 

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru