Penanganan Enceng Gondok Terus Dilakukan Secara Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Pekalongan berupaya mengendalikan laju pertumbuhan tanaman enceng gondok

TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Pekalongan – Jajaran Pemerintah Kota Pekalongan berupaya mengendalikan laju pertumbuhan tanaman enceng gondok yang tumbuhliar di sepanjang aliran sungai.

 

Penanganan dan pembersihan enceng gondok ini dilakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan dengan mengerahkan sejumlah Sumber Daya Manusia (SDM) dan mesin excavator serta armada pengangkut sampah, berlangsung di bantaran Sungai Lodji, Kota Pekalongan, Selasa (15/10/2024).

 

Pertumbuhan enceng gondok yang pesat ini mengakibatkan aliran sungai tersumbat dan meningkatkan risiko banjir. Sehingga, hal ini perlu diintensifkan pembersihan tanaman tersebut.

 

Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, Kerusakan dan Penataan Ruang Terbuka Hijau pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, Adi Usnan mengungkapkan bahwa, kegiatan pembersihan enceng gondok ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan serupa di Bulan Juli 2024 lalu, dimana akan dijadwalkan rutin setiap Hari Selasa dan Kamis selama 2 bulan. 

Baca Juga :  Polres Jombang Gelar Sertijab Wakapolres, Kabagops, Kasat Lantas dan Kukuhkan Kasiwas

 

Upaya pembersihan dan penanganan enceng gondok ini selain melibatkan tim jogo kali dari DLH, juga berkolaborasi dengan dinas terkait DPUPR, Dindagkop-UKM, dan perangkat kecamatan untuk membantu pengangkutan enceng gondok tersebut.

 

“Selama dua hari itu kami laksanakan selama dua bulan yakni Bulan Oktober sampai November. Adapun luasan wilayah sungai yang tertutup enceng gondok dari utara belakang Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) sampai dibawah jembatan sekitar Pasar Grogolan sekitar 25 ribu kubik,”ujar Adi.

 

Menurutnya, tim jogo kali dari DLH juga sudah rutin melaksanakan pembersihan enceng gondok dari aliran Sungai Lodji sampai bawah jembatan Gambaran dan sepanjang aliran sungai di wilayah Bendan Kergon secara manual untuk diangkut ke bantaran sungai. Diharapkan dengan nantinya pembangunan bendung gerak selesai dan bisa dioperasikan, maka bisa memaksimalkan pembersihan enceng gondok yang menutupi aliran sungai.

Baca Juga :  Usai Dilantik, Bobby Nasution Pastikan Akan Selaras Dengan Program Pemerintah Pusat

 

“harapannya setelah rotary screen bendung gerak dioperasikan, akan diuji cobakan dan berfungsi sebagai pengangkat baik sampah maupun enceng gondok agar air bisa mengalir ke laut. Kalau pada saat musim hujan ada aliran air dari Selatan, enceng gondok bisa terangkut kesana,”ungkapnya.

 

Lanjut Adi menambahkan, sebenarnya limbah enceng gondok ini bisa dijadikan pupuk kompos, maupun pakan ternak, dan sudah ada beberapa komunitas yang telah melakukan uji coba itu. Namun, yang menjadi kendala adalah antara volume enceng gondok dengan SDM yang membersihkan lebih banyak volume enceng gondok, sehingga perlu adanya penularan kreativitas limbah enceng gondok di tengah masyarakat

 

“Kami minta masyarakat sabar dulu karena volume enceng gondok yang tumbuh ini luar biasa pesat. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara simultan dan berkesinambungan agar sedikit demi sedikit bisa terangkat dan teratasi, “pungkasnya.

 

Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru