Selama Bulan Ramadhan, Menu MBG Berkonsep Makanan Ringan Kering

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Kodim 0736 Batang menyalurkan bantuan makan bergizi gratis

TRIBUNCHANNEL.COM – Batang – Memasuki bulan suci Ramadhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih diintensifkan, namun dengan konsep yang berbeda. Dari menu semula nasi lengkap dengan sayur, kini diganti makanan ringan dilengkapi buah dan susu.

 

Kholidah Kepala TK Aisyiyah Kauman, menanggapi perubahan menu dengan makanan ringan yang kering karena menyesuaikan suasana puasa. Ia tak mempermasalahkan menunya selama mencukupi Angka Kecukupan Gizi (AKG).

 

“Kadar gizinya sama, cuma diganti biskuit, telur rebus, buahnya jeruk dan kurma, susu kemasan. Untuk ukuran anak TK dan Paud menunya sudah cukup,” terangnya, Kamis (6/3/2025).

Baca Juga :  Kedes Cikuda Tegaskan Proyek Perumahan Anandaya Harus Dihentikan, Begini Ceritanya

 

Salah satu siswa TK Aisyiyah Kauman, Hafid merasa senang dengan makanan pengganti saat Ramadhan. “Ini isinya ada roti, jeruk, susu telur sama kurma semuanya suka, mau dimakan jam 6 magrib sama ayah bunda, soalnya sekarang masih puasa,” bebernya.

 

Senada, guru TK Kartika III-29 Kodim 0736/Batang, Kistiani mengaku pergantian dari menu tersebut dirasa masih wajar karena gizi yang dibutuhkan anak masih ada di dalamnya. “Sekarang isinya telur, susu, roti, jeruk, kurma, masih cukup baik buat anak karena puasa ya dimakan di rumah,” ujarnya.

 

Sementara, wali murid TK Kartika, Casri mengaku tak masalah jika menu MBG diganti dengan makanan serba kering, asalkan mencukupi kebutuhan gizi anak. “Ya nggak apa-apa kalau diganti, ini sudah ada telur, susu sama biskuit dan buah. Yang penting gizinya cukup buat konsumsi anak,” terangnya.

Baca Juga :  Pembangunan Dapur MBG di Desa Surakarta, Warga Keluhkan Izin dan Dampak Lingkungan

 

Babinsa Koramil 10/Batang, Peltu Meri Setiawan membenarkan, selama Ramadhan menu MBG diganti dengan makanan ringan serba kering agar lebih bertahan lama hingga waktu berbuka puasa. “Selama Ramadhan menunya diubah agar bisa dikonsumsi anak petang nanti,” terangnya.

 

Berdasarkan pengamatan, respons pendidik maupun siswa menyambut baik dengan menu tersebut. Rencananya menu pengganti berupa makanan ringan kering akan didistribusikan ke 3 ribu penerima di sejumlah TK hingga SMP area Kecamatan Batang.

Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru