Rutan Pekalongan Gelar Salat Idul Adha dan Berqurban 8 Ekor Kambing

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Juni 2025 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Tahanan (Rutan) kelas 2 A Pekalongan merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 H Kurban 8 ekor Kambing

TRIBUNCHANNEL.COM – KOTA PEKALONGAN – Ratusan warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) kelas 2 A Pekalongan bergembira merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah dengan menggelar salat berjamaah di lapangan rutan setempat. Sebanyak 260 warga binaan itu pun dengan khusuk dan tertib salat dua rakaat yang diikuti dengan menyimak khotbah yang disampaikan.

 

Selain salat berjamaah, warga binaan Rutan Pekalongan juga berkesempatan menikmati bersama masakan olahan daging qurban yang dihidangkan setelah pihak rutan menyembelih 8 ekor kambing.

 

“Ada 8 ekor kambing yang kita sembelih hari ini hasil dari sumbangan beberapa institusi di Kabupaten maupun Kota Pekalongan,” ujar Nanang Adi Susanto usai kegiatan, Jum’at 6 Juni 2025.

Baca Juga :  Ketua DPC PWRI Lamteng: Ungkap dan Tangkap Semua Pihak Yang Terlibat Dalam Kasus Ardhito Wijaya

 

Ia menyebut tidak hanya warga binaan saja yang bisa menikmati daging qurban di Hari Raya Idul Adha 1446 H akan tetapi warga yang tinggal di sekitar Rutan Pekalongan juga menjadi sasaran penerima daging qurban.

 

“Untuk teman-teman warga binaan biasanya daging qurban dimasak gulai kambing dan dinikmati bersama. Daging kurban yang disembelih juga dibagikan ke warga lingkungan sini dan tim pemotong dari luar,” katanya.

 

Nanang memperkirakan ada sekitar 60 atau 70 bungkus daging qurban yang rencananya akan dibagikan kepada warga sekitar Rutan Pekalongan. Adapun kegiatan di Hari Raya Idul Adha diikuti oleh seluruh warga binaan bersama petugas kecuali ada beberapa teman warga binaan yang beragama nasrani.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Pemulihan Pasca Bencana Banjir Harus Segera Dilakukan

 

“Jadi ada enam warga binaan Rutan Pekalongan yang beragama nasrani. Mereka tidak ikut kegiatan,” jelasnya.

 

Pihaknya berharap momen Hari Raya Idul Adha bisa disikapi oleh warga binaan dengan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain bertobat, sepulang dari menjalani hukuman bisa menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat.

Slamet/Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru