Da’i Setengah Kondang Gus Zainal Santri Ndeso Jadi Dalang Wayang Kulit di Pesantren Nur Alif

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Januari 2024 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Zainal santri ndeso memainkan wayang kulit dengan lihai dan lancar

TRIBUNCHANNEL.COM – Riau – Gus Zainal Santri Ndeso, da’i nyentrik sarjana kuburan sang pelopor ziarah 1000 wali se-nusantara serta ahli pengobatan sepiritual ini tadi malam tampil beda dari biasanya, dalam ceramahnya dihadapan ratusan santri dan para tokoh masyarakat lirik, Inhu Gus Zainal memainkan wayang kulit dengan lihai dan lancar.

 

Hadir pula Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lirik, IPTU Endang Kusma Jaya., S.H.M.H beserta sejumlah anggotanya, yang rela semalaman suntuk, mengikuti pagelaran dakwah, seni wayang kulit seperti yang dilakukan oleh para walisongo ketika masuk di nusantara,

hal ini sekaligus menyampaikan pesan-pesan Pemilu damai 2024.

 

Dalam ceramahnya, Gus Zainal santri ndeso menyampaikan, bahwa kesenian wayang adalah salah satu media dakwah yang paling sukses menjadi media dakwah oleh para wali zaman dulu.

 

Disampaikan juga dalam ceramah beliau semalam tentang Pendawa lima, yaitu para satria lima bersaudara yang hebat luar biasa sakti mandraguna. Sebenarnya itu adalah gambaran rukun Islam yang kita tahu jumlahnya ada lima.

1. Yudhistira, Yudhistira adalah anak pertama dari Pendawa lima, mempunyai pusaka sakti bernama Aji kalimasada, rukun Islam yang pertama adalah membaca dua kalimat sahadat. Anak Yg kedua adalah Bima, Bima adalah tokoh terkuat dari Pendawa lima, beliau adalah kekuatannya Pandawa Lima, Rukun Islam yg kedua adalah sholat, makannya sholat di sebut sebagai tiang agama, sehebat apapun jika ada umat Islam yang jarang sholat, maka agamanya akan lemah.

Baca Juga :  Polres Pekalongan Kota Laksanakan Pengamanan Sholat Idul Fitri 1445 H Dibeberapa Lokasi di Kota Pekalongan

 

Anak ketiga Pandawa adalah Arjuna. Arjuna dikisahkan sebagai satria yang jujur sukanya Nyepi kehutan, goa atau suka menyendiri di kamar, berprilaku lembut karena selalu tirakat yaitu puasa. Rukun Islam yang ketiga adalah puasa,makanya di cerminkan sosok yang jujur, karena orang puasa tidak akan berbohong, karena kalau berbohong puasanya bisa jadi sia sia.

 

Anak keempat dan lima di gambarkan sebagai anak kembar, yaitu Nakula dan Sadewa, sedangkan anak kembar tidak semua punya, yaitu cerminan dari rukun Islam ke empat dan lima adalah membayar zakat dan melaksanakan ibadah haji, kedua ibadah itu tidak semua orang bisa dan mampu, makanya di cerminkan sebagai anak kembar.

Tokoh lain yang di tampilkan adalah pendeta Durna dan Sengkuni.

 

Pendeta Durna dan Sengkuni adalah dua tokoh besar yang tidak bisa di jadikan panutan, Durna dengan keilmuannya hanya pandai bicara tidak mencontohkan dengan prilaku yang baik, sedangkan Sengkuni adalah cermin seorang tokoh yang pendengki, hasut, licik bermuka dewa, kesehariannya suka membuat gaduh dan adu domba.

 

Gus Zainal santri ndeso juga berpesan kepada seluruh elemen masyarakat, yang di Amini oleh pak Kapolsek lirik Bapak Iptu Endang Kusma Jaya., S.H.M.H ,R KH Suparman selaku pendiri pesantren serta seluruh para guru pesantren Nur Alif, Di sinilah peran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pesta demokrasi.

Baca Juga :  BEM UMN AW Medan Langsungkan Aksi Unjuk Rasa Perihal Persoalan PT Super Andalas Plastik & PT Cakra Sukses Logamindo

 

Pilpres dan pileg yang akan datang harus cerdas dalam menerima informasi apapun yang saat ini selalu beredar melalui group group whatsaap, jangan sampai berita Hoax, berita fitnah yang tanpa kita ketahui kebenarannya kita ikut ikutan menyebarkan, kita harus menyaring informasi serta mampu menjadi peredam jika ada berita berita hoax yang tidak bertanggung jawab, karena itu akan sangat meresahkan masyarakat, bangsa dan negara.

 

Kapolres Inhu, Polda Riau, AKBP Dody Wirawijaya, SIK melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aiptu Misran, Jumat 19 Januari 2024 pagi menjelaskan, sebelum pagelaran dakwah dengan wayang kulit, terlebih dahulu di adakan doa bersama untuk keselamatan bangsa, khususnya Kecamatan lirik dan Inhu, umumnya untuk seluruh Indonesia, 

 

Acara tersebut dihadiri pendiri Ponpes, para pengasuh para ustadz dan ustadzah serta seluruh santri dan tokoh masyarakat serta beberapa personel dari anggota Polsek Lirik.

 

“Bersamaan dengan itu, Polsek Lirik juga melaksanakan cooling system Pemilu damai 2024, mengimbau pendiri, para pengasuh dan santri untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2024, jangan Golput, sebab 1 suara dalam Pemilu, dapat menentukan nasib bangsa 5 tahun ke depan,” tutpnya. 

 

Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas
Ketua Mina Menganti II Desak Ketua Mina Menganti I Jangan Diam, Diminta Transparan Soal Bantuan Nelayan
Sasaran Tambahan Fisik Jembatan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0715/Kendal di Desa Gedong Memasuki Tahap Finishing, Warga Antusias Membantu Prajurit TNI
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:42 WIB

Ketua Mina Menganti II Desak Ketua Mina Menganti I Jangan Diam, Diminta Transparan Soal Bantuan Nelayan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:03 WIB

Sasaran Tambahan Fisik Jembatan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0715/Kendal di Desa Gedong Memasuki Tahap Finishing, Warga Antusias Membantu Prajurit TNI

Berita Terbaru