Gathering Konsumen Toko Cat Utama X Avian Brands Menggelar Pengenalan Produk ke Jasa Kontruksi Kota Pekalongan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Februari 2024 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Taufiq Iqbal atau Bos Ipung memberikan sambutan di acara Gathering Konsumen Toko Cat Utama Avian

TRIBUNCHANNEL.COM – Pekalongan – Acara Gathering Konsumen toko cat utama pengenalan produk dan pelatihan aplikator cat. Yang digelar bersama para jasa konstruksi dihotel Santika Pekalongan Jl. Gajah Mada Barat No.7A Kramatsari, Kota Pekalongan pada hari Jum’at tanggal 16 February 2024.

 

Adapun untuk peserta ini berjumlah sekitar 50 orang dan ketua Lindu Aji mas Doni serta dari para Jasa Kontraktor yang tergabung di beberapa Asosiasi Kota Pekalongan.

 

Satriyo Agung selaku Manager Marketing Toko Cat Utama X Avian Brands menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengenalan produk dan pelatihan aplikator cat.

Baca Juga :  Danrem 071 Wijayakusuma Ikuti Peluncuran 2.664 Titik Sumber Air Program TNI-AD Melalui Vicon Bersama Kasad di Cilongok

“Dengan adanya pertemuan ini saya berharap bisa berkerja sama baik dengan para jasa konstruksi yang ada kota Pekalongan, karena kita menyediakan berbagai jenis cat mulai dari interior sampai exterior,” ungkapnya.

 

Satriyo Agung menambahkan pihaknya juga pernah bekerjasama melalui CSR (Corporate Social Responsibility) mengecat diwilayah kampung nelayan yang ada di Kota Pekalongan.

 

Selain memperkenalkan produk-produk nya acara Gathering Konsumen juga ada hiburan musik dan quis berhadiah voucer belanja dan aksesoris dari Toko Cat Utama.

Baca Juga :  Berikan Layanan Terbaik, TPI Kota Pekalongan Lakukan Lelang Terbuka Hingga One Day Service

 

Sementara itu, Muhammad Taufiq Iqbal atau Bos Ipung panggilan akrabnya, sebagai pengusaha kontruksi sekaligus ketua Asosiasi dari Forkopindo Kota Pekalongan sebagai narasumber memaparkan tujuannya hadir dalam acara Gathering Konsumen Toko Cat Utama ini bersama teman-teman kontraktor tentunya untuk meningkatkan kemampuan dalam pengecatan dan bisa menjalin kerjasama yang baik.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menjalankan kerja sama di bidang konstruksi tentunya dalam pengecatan, supaya teman-teman kontraktor bisa membeli cat yang berkualitas baik tentunya,” jelas Bos Ipung. 

 

Dikin/Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru