Kades Balerejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Tri Susilowati nomer tiga dari kanan saat menghadiri Rembuk Stunting pada Senin 20 April 2026
TRIBUNCHANEL.COM–Madiun — Dalam upaya serius menanggulangi permasalahan stunting di wilayahnya, Pemerintah Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun menggelar kegiatan Rembuk Stunting yang merupakan bagian krusial dalam penyusunan RKPDes 2027 ini bertempat di Gedung Seni Budaya dan Olahraga desa Balerejo pada Senin (20/4/2026).
Kegiatan rembuk stunting ini dihadiri oleh berbagai pihak penting yang berkomitmen dalam pembangunan desa Balerejo. Diantarnya Kepala Desa Balerejo, perwakilan Kecamatan Kebonsari, pendamping desa, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari unsur pemberdayaan, serta bidan desa dan kader kesehatan lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan para tenaga ahli di lapangan.
Kepala Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Tri Susilowati dalam sambutan pembukaan acara, menekankan pentingnya kolaborasi dan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam pencegahan stunting.

“Stunting bukanlah masalah sepele. Ini adalah investasi kita untuk masa depan anak-anak Desa Balerejo, Melalui rembuk stunting ini, kita akan bersama-sama merumuskan program-program yang efektif, yang nantinya akan kita masukan dalam RKPDes 2027 nanti,” terangnya.
Rembuk stunting kali ini berfokus pada identifikasi masalah, penyusunan rencana aksi, dan penetapan prioritas program.
Tri Susilowati menambahkan, bahwa data terkini terkait kasus stunting dan gizi buruk di desa ,ini nanti yang akan menjadi dasar diskusi.
Silahkan peserta rembuk stunting mengusulkan beberapa program konkret, diantaranya, penyuluhan gizi bagi ibu hamil dan menyusui, pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita dan juga bisa mengusulkan optimalisasi layanan posyandu.
Diharapkan hasil rembug stunting ini nantinya dapat menjadi panduan yang solid dalam penyusunan RKPDes 2027 nanti, sehingga seluruh alokasi dana desa dapat digunakan secara optimal untuk kesejahteraan warga desa “harapnya.
Sementara perwakilan BPD Bidang Pemberdayaan Sulasminingsih menyambut baik inisiatif ini dan berharap RKPDes 2027 mendatang benar-benar dapat diimplementasikan dengan baik.
“Kami di BPD akan mengawal agar program-program yang disepakati hari ini bisa berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Dengan adanya rembuk stunting ini Pemerintah Desa Balerejo menunjukkan komitmen kuatnya untuk menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.
Juned/Red



















