Kodim 0719/Jepara Tanam 1.000 Pohon Untuk Antisipasi Tanah Longsor

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Januari 2024 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kodim 0719/Jepara bersama Polres menggelar karya bakti penanaman pohon di Desa Papasan, Kecamatan Bangsri.

TRIBUNCHANNEL.COM – JEPARA – Dalam rangka antisipasi bencana tanah longsor, Kodim 0719/Jepara menggelar karya bakti penanaman pohon di Desa Papasan, Kecamatan Bangsri, Kamis, (25/1/2024). Kegiatan diikuti Penjabat (Pj) Bupati Jepara H. Edy Supriyanta, Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Inf. Mokhamad Husnur Rofiq, dan Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

 

Pj. Bupati Jepara mengaku senang dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab desa papasan termasuk wilayah siaga bencama utamanya tanah longsor. “Saya titip ke bapak ibu sekalian untuk dirawat,” ujar Edy.

Baca Juga :  Hadir Pengobatan ALAT VITAL di Jakarta H. Abdulazis Atasi Lemah Syahwat

 

Tak hanya merawat pohon yang telah ditanam, dirinya mengingatkan agar para warga Desa Papasan menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan. Menurutnya, di musim penghujan seperti ini bencana alam seperti tanah longsor dan banjir dapat setiap saat terjadi. Bencana tersebut dapat dicegah dengan pelestarian lingkungan yang tepat.

 

“Saya minta ke Dinsospermasdes untuk membantu utamanya akses jalan yang perlu dibangun,” kata Pj. Bupati.

 

Pasalnya, akses jalan tersebut bermanfaat untuk mendistribusikan hasil kebun warga utamanya buah jambu yang cukup melimpah.

 

Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Inf Mokhamad Husnur Rofiq mengatakan, kegiatan ini diadakan serentak di seluruh wilayah Kodam IV/Diponegoro. Adapun kegiatan yang dilaksanakan antara lain penanaman pohon, pembersihan sungai, dan pembersihan pasar.

Baca Juga :  Pengacara Henry dan Octo Angkat bicara Sebut Laporan Penyerobotan Lahan "Ngawur" dan Ancam Balik Laporkan

 

“Ada 1.000 pohon yang kita tanam di Desa Papasan ini, harapannya selain untuk pencegahan bencana alam juga nantinya menjadi warisan bagi generasi penerus kita,” tandasnya.

 

Rofiq menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti bersama oleh TNI, Polri, Pemerintah Daerah, organisasi masyarakat, hingga pelajar dan anggota pramuka. Tujuannya agar masyarakat sadar akan kelestarian alam dan pencegahan bencana alam. 

 

Petrus/Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru