Kondisi Arus Lalu Lintas di Kota Pekalongan Selama Libur Lebaran 2024 Terkendali dan Kondusif

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 April 2024 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dishub Kota Pekalongan saat di wawancarai awak media.

TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Pekalongan – Pengamanan libur Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 Masehi telah usai pada Selasa dini hari, 16 April 2024. Dimana, peningkatan arus kendaraan di Kota Pekalongan selama libur Perayaan Lebaran masih aman terkendali dan kondusif.

 

Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid membenarkan bahwa, kondisi lalu lintas di Kota Pekalongan selama arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 2024 terbilang ramai lancar dan kondusif. Hal ini lantaran adanya exit Tol Setono yang memudahkan pemudik memanfaatkan jalan tol, selain melintas di jalur pantura.

 

“Angka kecelakaan belum ada, kemarin pada saat arus balik hanya terjadi di ruas jalan tol Batang atas insiden kecelakaan tunggal bus yang menewaskan 8 orang penumpang, “ucap Mas Aaf, sapaan akrabnya, kemarin.

 

Ditambahkan Kepala Bidang Angkutan dan Pengendalian Operasional Lalu Lintas Dinhub Kota Pekalongan, Endang Kostaman bahwa, keberhasilan pengamanan arus lalu lintas ini tidak terlepas dari kerjasama dan koordinasi yang baik semua pihak baik jajaran Pemkot Pekalongan, Kodim 0710 Pekalongan, Polres Pekalongan Kota, dan organisasi masyarakat yang sudah turut serta membantu mengamankan arus lalu lintas selama Libur Lebaran tahun ini. 

Baca Juga :  Ormas Lindu Aji se Jawa Tengah Tabuh Kemenangan Prabowo-Gibran

 

Menurutnya, terkait angkutan lebaran tahun ini terbilang kondusif walaupun ada kebijakan One Way, dimana beberapa kendaraan ada yang melintas ke jalur pantura di sepanjang ruas Kota Pekalongan.

 

“Yang seharusnya diprediksi arus balik lebih ramai dari arah Timur, namun dua tahun pasca Covid-19 dan pemberlakuan one way di tol fenomenanya berubah. Kendati demikian, secara prinsip, arus lalu lintas di Kota Pekalongan masih lancar terkendali, aman, kondusif, dan minim kecelakaan,”ungkap Endang.

 

Endang menyebutkan, jumlah kendaraan yang melintas di Kota Pekalongan pada arus mudik dan balik lebaran rata-rata per harinya mencapai 30 ribu hingga 40 ribu kendaraan baik sepeda motor, mobil pribadi, angkutan umum, bus,  pick up dan truk. Dimana, pada puncak arus mudik lebaran dari arah Jakarta ke Semarang yang terjadi pada tanggal 6 April 2024 atau H-4 terjadi kelonjakan kendaraan dari sehari sebelumnya 34.659 menjadi 48.710 kendaraan, sementara untuk arus balik, peningkatan volume kendaraan terjadi pada H+2 dan H+3 lebaran atau tanggal 13 dan 14 April 2024 mencapai 43.608 kendaraan dan 47.933 kendaraan.

Baca Juga :  Warga Sakit Keras, Ditolak Menggunakan Ambulance Desa

 

Pihaknya menilai, memang ada titik kemacetan baru yang menjadi pusat perhatian petugas pengamanan, yakni di Jalan Urip Sumoharjo ( Depan Transmart Pekalongan) disamping di sepanjang ruas jalan sekitar Monumen dan Alun-Alun Pekalongan.

 

“Mengatasi hal tersebut, Dishub sudah menempatkan 1 pos tambahan di Jalan Urip Sumoharjo. Ini menjadi evaluasi untuk fokus pengendalian di ruas jalan tersebut. Mayoritas kendaraan yang melintas pada angkutan lebaran tahun ini didominasi kendaraan roda 4, sebab untuk roda 2 sudah diantisipasi dengan adanya Program Mudik Gratis menggunakan bus maupun kapal yang difasilitasi oleh Kementerian Perhubungan, “pungkasnya.

 

RED

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru