Melalui TFG, Polda Jateng Matangkan Strategi Pengamanan Pilkada 2024

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 September 2024 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jateng menggelar kegiatan Tactical Floor Game (TFG) Latpraops Mantap Praja Candi 2024.

TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Semarang – Sebagai upaya mengoptimalkan pengamanan Pilkada 2024, Polda Jateng menggelar kegiatan Tactical Floor Game (TFG) Latpraops Mantap Praja Candi 2024. Kegiatan di gelar di Gedung Gradika Bhakti Praja Jalan Pahlawan Kota Semarang pada Senin, (2/9/2024) pagi.

 

Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo didampingi Karo Ops Kombes Basya Radyananda dan Irwasda Kombes Pol Rudy Mulyantoko. 

 

TFG Latpraops Mantap Praja Candi 2024 diikuti oleh para PJU Polda Jateng, Kapolres jajaran Polda Jateng, para Kasatgas dan seluruh pejabat Ops Mantap Praja Candi 2024 serta unsur terkait lainnya.

 

Mengawali kegiatan, Karo Ops Kombes Basya menjelaskan konsep umum dalam penanganan konflik sosial selama pilkada 2024 di Jawa Tengah, Guna menanggulangi hal tersebut Polda Jateng telah menyusun strategi yang mengedepankan pendekatan hulu hingga hilir.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Pastikan Pengamanan U-17 Dilakukan Secara Humanis

 

“Melalui penerapan strategi ini diharapkan menghasilkan penanganan yang tegas dan terukur dengan menerapkan penegakan hukum yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Karo Ops.

 

Dalam arahannya, Kapolda Jateng meminta agar kegiatan Latpraops ini dilaksanakan dengan baik dan tidak dianggap seperti kegiatan yang rutin dilakukan.

 

“Saya minta rekan rekan  peka dalam mengamati dinamika situasi di lapangan. Cermati dengan seksama apa yang terjadi di masyarakat,” tutur Kapolda.

 

Demi suksesnya Pilkada 2024 di Jawa Tengah, Kapolda berpesan agar jajaran TNI Polri meningkatkan Sinergitas dan menjaga Netralitas, dengan demikian akan menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.

 

“Hal ini karena Pilkada di Jawa Tengah memiliki potensi kerawanan tersendiri, Jangan sampai situasi ini dipolitisir yang membuat polarisasi,” jelas Kapolda.

 

Ditegaskan bahwa Kapolda Jateng telah menjalin komitmen dengan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi untuk menjaga Netralitas TNI Polri demi menjaga marwah institusi serta menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Gerak Cepat Polresta Cilacap Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak

 

“Netralitas TNI Polri adalah harga mati, saya minta tanamkan itu hingga ke jajaran dibawah,” tegasnya.

 

Kapolda turut berpesan agar pengamanan Pilkada 2024 dilaksanakan dengan baik, Soliditas dan Sinergitas serta Integritas dan Netralitas antar instansi disebutnya menjadi kunci suksesnya pengamanan yang dilakukan.

 

“Penekanan saya agar seluruh instansi mendukung pengamanan yang dilakukan, Pastikan semua kesiapan berjalan dengan baik. Kepada KPU dan Bawaslu agar melaksanakan tugas sesuai tupoksi sebagaimana yang diamanatkan undang-undang,” lanjutnya.

 

Dirinya juga berpesan agar narasi persatuan dan kesatuan disuarakan dengan baik melalui upaya Cooling System dengan menggandeng peran serta media, Hal ini guna menciptakan suasana Pilkada yang sejuk, aman, dan nyaman di Jawa Tengah sesuai dengan harapan masyarakat.

 

“Saya berharap kesuksesan pengamanan Pilpres 2024 bisa terulang dalam pengamanan Pilkada 2024 mendatang, ” pungkas Kapolda.

 

Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru