Perbaikan Swadaya Jalan Rusak di Salem Hampir Rampung, Material Pemkab Brebes Baru Datang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerjaan perbaikan jalan Desa Tembongraja Kecamatan Salem Kabupaten Brebes.

TRIBUNCHANNEL.COM –TRIBUNCHANNEL.COM – Warga Desa Tembongraja Kecamatan Salem Kabupaten Brebes masih terus melakukan perbaikan jalan secara swadaya sejak Minggu 21 September 2025. Sementara itu, langkah Pemerintah Kabupaten Brebes atas aksi protes warga soal jalan rusak ini kalah cepat, karena perbaikan swadaya ini hampir rampung.

 

Kepala Desa Tembongraja Kecamatan Salem, Abdul Kholik saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini progres perbaikan jalan rusak secara swadaya ini hampir rampung. Dia memperkirakan perbaikan jalan dengan pengaspalan ini rampung dalam dua hari ke depan.

 

“Sudah hampir rampung ini untuk pengaspalan. Dua harian lagi rampung. Kalau material yang dari Pemerintah Kabupaten Brebes ini baru datang kemarin, jadi sudah telat,” kata Abdul Kholik saat dikonfirmasi, Kamis 25 September 2025.

Dia melanjutkan, terkait dengan respon Pemkab Brebes yang telah menganggarkan Rp700 juta untuk perbaikan ruas jalan Salem-Tembongraja itu, lokasi perbaikan dialihkan ke titik lain yang juga mengalami kerusakan. Hal ini lantaran lokasi yang awalnya menjadi titik perbaikan dari Pemkab Brebes telah digarap warga secara swadaya.

 

“Perbaikan yang dari Pemda itu dialihkan ke titik rusak lainnya di ruas jalan ini,” tambahnya.

 

Sementara itu, Plt Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes, Agus Pramono mengatakan, saat ini warga masih swadaya melakukan perbaikan jalan dengan pengaspalan. Warga memperbaiki secara swadaya dengan pengaspalan sekitar 240 meter dan lebar 4 meter.

 

“Sebagian material yang dari Pemda itu sudah datang kemarin. Tapi karena warga masih melakukan perbaikan, kita berhenti dulu untuk mobilisasi material. Kita menunggu perbaikan swadaya ini selesai,” katanya.

Baca Juga :  Heri Pasaribu Resmi Dilantik Jadi PAW DPRD Brebes

 

Dia melanjutkan, Pemkab Brebes telah menganggarkan Rp700 juta untuk pengecoran ruas jalan tersebut sepanjang 220 meter dan lebar 4 meter. Pihaknya akan melakukan perbaikan ruas jalan tersebut jika perbaikan swadaya sudah selesai. Terkait dengan lokasi perbaikan, Pemkab Brebes mengalihkan lokasi perbaikan di titik lainnya.

 

“Setelah kita koordinasi dengan warga, pekerjaan yang swadaya menutup jalan. Jadi nunggu selesai baru mobilisasi material. Sebagian material sudah. Karena sedang ada pekerjaan berhenti dulu,” ungkap dia.

 

Sebelumnya diberitakan, puluhan warga di Desa Tembongraja Kecamatan Salem Kabupaten Brebes melakukan aksi protes jalan rusak, Minggu (21/9/2025). Mereka juga melakukan penggalangan dana di lokasi jalan rusak yang menghubungkan enam desa tersebut.

 

Hasil dari penggalangan dana itu, langsung dibelikan material dan melakukan perbaikan jalan rusak secara swadaya. Para emak-emak dan bapak-bapak di Desa Tembongraja Kecamatan Salem ini bersemangat berkumpul dan melakukan perbaikan jalan dengan bergotong-royong.

 

Puluhan warga ini berbagi tugas untuk melakukan perbaikan jalan, mulai dari membersihkan rerumputan, menurunkan dan menata material baru belah dan batu split. Ada juga warga yang menyediakan konsumsi untuk aksi tersebut.

 

Warga mengaku geram terhadap Pemerintah Kabupaten Brebes yang tak kunjung merealisasikan janjinya untuk memperbaiki jalan kabupaten yang kondisinya rusak parah. Warga pun akhirnya bergotong royong dan terpaksa memperbaiki jalan rusak dengan cara swadaya.

Baca Juga :  PT. Angkasa Pura Indonesia Salurkan Bantuan Gizi Untuk Percepatan Penurunan Stunting di Manado

 

Warga melakukan penggalangan dana untuk memperbaiki ruas jalan Salem-Tembongraja sepanjang kurang lebih 6 kilometer. Di bawah terik matahari, mereka bersemangat demi memiliki jalan yang bagus. Sebab, sudah 18 tahun jalan tersebut rusak dan tak kunjung diperbaiki.

 

Warga setempat, Eko Sucarko mengatakan, hampir 18 tahun jalan rusak tersebut tidak tersentuh pemerintah untuk dilakukan perbaikan. Menurut dia, warga dan pemerintah desa sudah berupaya untuk menyampaikan keluhan jalan rusak, baik melalui anggota DPRD maupun pemerintah daerah.

 

“Hasilnya cuma dijanjikan dijanjikan tapi tidak pernah ada realisasi. Jadi kami mengerahkan semua masyarakat untuk berpartisipasi untuk menunjukkan sikap moral kami kepada pemerintah. Selama ini kami patuh bayar pajak, kepala desa juga selalu menginstruksikan bayar pajak,” kata Sucarko, Minggu 21 September 2025.

 

Menanggapi protes warga, Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma memastikan anggaran perbaikan jalan rusak di Desa Tembongraja, Kecamatan Salem telah dialokasikan melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2025.

 

Paramitha meminta warga bersabar karena proses pengerjaan harus melalui tahapan sesuai aturan yang berlaku. Anggaran yang telah disiapkan yaitu Rp 500 juta untuk peningkatan, dan Rp 200 juta untuk pemeliharaan jalan.

 

“Sudah kami anggarkan tahun ini, tapi kan memang kalau nilainya di atas Rp 200 juta harus ada mekanisme (tender) di PBJ (pengadaan barang jasa),” kata Paramitha di kantornya, Senin 22 September 2025. Ucapnya,

(Agus)

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru