Prpyek pekerjaan jalan Modayag–Molobog
TRIBUNCHANNEL.COM –Sulawesi Utara – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek peningkatan jalan Modayag–Molobog Turis Mentang memberikan klarifikasi resmi terkait progres serta kondisi teknis pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Hal tersebut diungkap Turis saat ditemui di kantornya, daerah Tikala Manado. Jumat 07/11/2025
PPK menjelaskan bahwa waktu pelaksanaan setiap pekerjaan dimungkinkan mengalami perubahan, sejauh perubahan tersebut disebabkan oleh situasi dan kondisi aktual di lapangan. Semua penyesuaian, ditegaskannya, dilakukan secara administratif dan sesuai dengan aturan yang berlaku, serta didasarkan pada alasan teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam keterangannya, PPK mengungkapkan bahwa penggunaan material dan jenis konstruksi pada proyek tersebut telah melalui kajian mendalam oleh tenaga ahli dan konsultan teknis, termasuk uji struktur tanah di lokasi pekerjaan. Seluruh data, menurutnya, telah dikonfirmasi melalui hasil pengujian laboratorium yang lengkap dan terverifikasi.
“Kondisi lapangan menunjukkan bahwa kedalaman serta posisi tiang pancang sangat dipengaruhi oleh lapisan tanah keras di bawah permukaan,” jelas PPK.
Faktor inilah yang, menurutnya, menyebabkan adanya variasi pergerakan tiang saat proses pemancangan, bahkan hingga menimbulkan kerusakan pada bagian kepala tiang akibat tekanan dan tumbukan beban pemukul (hammer).
Meski demikian, PPK memastikan bahwa semua kendala teknis telah ditangani sesuai prosedur, dan pekerjaan tahap kedua saat ini sedang berlangsung dengan pengawasan ketat dari tim teknis di lapangan.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Utara, Deicy Paath, turut memberikan penjelasan terkait proyek tersebut. Ia menegaskan bahwa pekerjaan jalan Modayag–Molobog dilaksanakan dalam tiga tahap sesuai perencanaan teknis yang telah ditetapkan.
“Proyek ini memang dirancang dalam tiga tahap pelaksanaan. Saat ini, pekerjaan tahap kedua sedang dikerjakan dan terus kami kawal agar sesuai dengan spesifikasi teknis dan target waktu,” ujar Deicy Paath.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa setiap proses pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berorientasi pada kecepatan penyelesaian, tetapi juga pada kualitas, keselamatan kerja, dan ketepatan teknis konstruksi.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas PUPR menegaskan komitmennya untuk membangun infrastruktur yang berkualitas dan berdaya tahan tinggi. Jalan Modayag–Molobog diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang mendukung konektivitas wilayah serta meningkatkan mobilitas ekonomi masyarakat di Bolaang Mongondow Timur dan sekitarnya.
Stefanus/Red



















