Puluhan Santri Batang Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Oktober 2023 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran TNI – Polri dan dinas terkait jenguk warga yang keracunan di Rumah Sakit Batang, Senin 30/10/2023

tribunchannel.com – BATANG – Puluhan santri pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, diduga mengalami keracunan makanan. Kasus keracunan ini terjadi setelah mereka mengonsumsi makanan dan minuman saat berbagi dalam perayaan ulang tahun pada Minggu (29/10/2023).

 

Kapolres Batang, AKBP Saufi Salamun, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa puluhan santri tersebut telah dievakuasi ke Puskesmas Subah dan RSUD Limpung untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

 

Baca Juga :  Apel Gelar Pasukan, Polres Batang Siap Amankan Pilbup dan Pilgub Jateng 2024

“Ada yang dirujuk ke Puskesmas dan RSUD Limpung, bertahap mereka dievakuasi, saat para santri ada reaksi mual dan muntah,”ungkap AKBP Saufi Salamun pada Senin (30/10/2023).

Menurut data terkini, jumlah santri yang dilaporkan mengalami keracunan mencapai 70 orang. Santri yang ditangani di Puskesmas Subah 38 orang, kemudian di RSUD Limpung 32 orang. 

 

AKBP Saufi Salamun menjelaskan bahwa sebagian besar santri mengalami gejala ringan, dan beberapa di antaranya sudah diperbolehkan pulang.

 

Dugaan sementara menunjukkan bahwa keracunan tersebut disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman pada perayaan ulang tahun. 

Baca Juga :  Para Pelaku Perampasan Mobill Masih Berkeliaran, Harmono Chaya Harap Poldasu Gercep Tangkap Pelaku

 

“Bermula ada perayaan ulang tahun, mereka memesan puluhan nasi goreng dalam kemasan, kemudian karena kurang, para santri lalu memasak sendiri untuk dibagikan pada yang lain,” urainya.

 

Saat ini, Tim Inafis dari kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sampel sisa makanan dan minuman juga telah diambil untuk keperluan penyelidikan, “Sudah kami kirim ke Labfor/BPOM,” bebernya.

 

Nampak Kapolres Batang didampingi Kasatreskrim, Kapolsek Subah dan Danramil cek kondisi korban dugaan keracunan.

Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru