SEHATI (Sehat Anti StuntIng) : Program KKN Tim II UNDIP yang Memperjuangkan Gizi Optimal dan Pencegahan Stunting di Desa Amongrogo

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) II Universitas Diponegoro (UNDIP) di Desa Amongrogo Kabupaten Batang.

TRIBUNCHANNEL.COM – Batang – Program SEHATI (Sehat Anti Stunting) adalah program inisiatif yang diluncurkan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) II Universitas Diponegoro (UNDIP) untuk menangani masalah stunting di Desa Amongrogo. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang dapat memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif mereka.

 

Di Desa Amongorogo sendiri mendapati angka stunting 16 anak yang tersebar di beberapa dukuh meliputi Amongrogo 1 anak, Kwangsan 1 Anak, Maliyan 2 anak, Manggisan 3 anak, Padenokan 1 anak, Sindutan 4 anak, Sokosawit 4 anak. 

 

Program ini dilakukan oleh Tim II KKN UNDIP yang terdiri dari mahasiswa berbagai fakultas. Program ini juga melibatkan Posyandu Desa Amongrogo sebagai mitra kerja untuk mendukung pelaksanaan program. Masyarakat Desa Amongrogo, terutama orang tua dan tenaga kesehatan desa, turut serta dalam berbagai kegiatan edukasi dan penyuluhan. 

Baca Juga :  Peringatan Nuzulul Qur’an di Mushola Nurul Hikmah Berlangsung Khidmat

 

Program SEHATI merupakan salah satu program kerja multidisiplin kedua yang telah dilaksanakan di Desa Amongrogo, sebuah desa di Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kegiatan utama dilakukan di PKD (Poliklinik Kesehatan Desa). 

 

Terdapat susunan kegiatan sebelum pelaksanaan kegiatan multidisplin dengan serangkaian acara seperti mencari bahan makanan seperti susu UHT yang dilaksanakan pada tanggal 28 juli, dilanjutkan dengan pembuatan nasi kuning yang dilaksanakan pada tanggal 5 agustus 2024 kemudian diakhiri dengan acara inti Pelaksanaan program SEHATI yang dilaksanakan pada 6 Agustus 2024. 

 

Dalam pelaksaan juga mendapat dukungan dari perangkat desa seperti bapak lurah  yang ikut serta dalam program kerja tersebut. Program ini dilaksanakan mulai dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, melalui beberapa langkah :

Edukasi dan Penyuluhan: Mengadakan edukasi melalui pemaparan PowerPoint tentang  kesadaran pentingnya gizi dan kesehatan anak.

 

Pembagian Leaflet: Membagikan leaflet yang berisikan tentang cara pencegahan stunting, kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan program kerja Sehati. 

Baca Juga :  Ribuan Warga Desa Adisana Bumiayu Antusias Menyambut Karnaval HUT RI ke 79

 

Distribusi makanan dan susu UHT: Menyediakan paket makanan bergizi seperti nasi kuning, dengan fokus pada makanan yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral serta pembagian susu UHT dengan fokus untuk pertambahan vitamin K, magnesium, kalsium.

 

Pengukuran Antropometri: Mengadakan teknik pengukuran meliputi tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, lingkar lengan, dan panjang badan.

Rangkaian tersebut telah memberikan dampak positif bagi masyakat desa. 

 

Pada program ini tercipta didasari oleh peningkatan angka stunting pada masyarakat desa dan ketidaktahuan masyarakat terkait angka persebaran stunting yang telah terjadi pada desa. 

 

Kegiatan stunting pada anak salah satu proses komulatif menurut beberapa penelitian, yang telah terjadi sejak kehamilan, dan masa pertumbuhan anak-anak sepanjang siklus kehidupan.

 

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam mengatasi masalah stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia.

 

( SAS/Red )

 

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru