Sekjen PP AMMDI Hadi Susanto: Siap Dukung Agus Gumiwang, Plt. Ketum DPP Partai Golkar Untuk Persiapkan Munas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Agustus 2024 - 01:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hadi Sosanto saat dimintai keterangan oleh awak media pada Minggu (11-08-2024)

TRIBUNCHANNEL.COM – JAKARTA – Menyikapi berita Mundurnya Airlangga Hartarto dari Posisi Ketum DPP Partai Golkar, AMMDI sebagai Organisasi yang berlindung kepada Majelis Dakwah Islamiyah yang dipimpin oleh Plt. Ketua Umum Hasanuddin Mughdar yang secara Historis adalah organisasi yang didirikan Oleh Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Bapak H.M. Soeharto.

 

Hadi Sosanto saat dimintai keterangan oleh awak media pada Minggu (11-08-2024) menyatakan bahwa berita mundurnya Ketum Airlangga sangat mengejutkan semua pihak

 

“Berita Pengunduran Diri Ketum AH (Airlangga Hartarto) memang sangat mengejutkan semua pihak, sehingga semua organisasi Kemasyarakatan yang menyalurkan aspirasi politik ke Partai Golkar perlu bersikap, “ungkapnya

Baca Juga :  Jumat Curhat Polres Kendal: Memperkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Bersama Masyarakat

 

“Partai Golkar memang matang dalam perpolitikan di Indonesia, pasti sudah berhitung betul terkait baik dan buruknya situasi pasca mundurnya AH dari Ketum DPP Partai Golkar, “jelas Hadi

 

Hadi Susanto selaku sekjen PP AMMDI dan juga Ketua DPP MDI juga meminta Partai Golkar segera menunjuk Plt. Ketum Partai Golkar yang bertugas mempersiapkan Munas. Mengingat Munas Golkar yang akan dilaksanakan di Bulan November mendatang.

 

“Kami dapat info Agus Gumiwang bakal didapuk menjadi Plt. Ketum DPP Partai Golkar untuk mempersiapkan Munas Partai Golkar, dan Kami PP AMMDI siap mengawal dan  bersinergi serta mendukung kerja-kerja politik plt dalam rangka mempersiapkan Munas Partai Golkar”, pungkas Hadi dengan lantang

Baca Juga :  Ketua LLI Desak Konsultan Bongkar Dugaan Kecurangan Proyek Pansimas di Desa Semuli Jaya

 

“Kami berharap Munas Partai Golkar bisa lahir kepemimpinan politik Partai Golkar yang terbaik, sehingga tidak mengganggu konsentrasi Partai Golkar Menjelang Pilkada Mendatang, dan Partai Golkar bisa memenangkan banyak kepala daerah dari Partai Golkar pada pemilu mendatang”, tegasnya

 

“PP AMMDI menilai terkait rekomendasi Pilkada 2024 perlu ditinjau ulang, terkait banyak potensi kader partai Golkar yang sangat layak, tapi tidak diusung oleh Partai Golkar,”tutup Hadi.

 

Red/Megy

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
Direktur PDAM Raih Penghargaan Top Ceo BUMD Awards 2026
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Ketum GMOCT : Jangan Kriminalisasi Wartawan, Kasus Mojokerto Harus Mengacu UU Pers
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Senin, 13 April 2026 - 22:02 WIB

Direktur PDAM Raih Penghargaan Top Ceo BUMD Awards 2026

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:22 WIB

Ketum GMOCT : Jangan Kriminalisasi Wartawan, Kasus Mojokerto Harus Mengacu UU Pers

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru