Kantor Balai Desa Tanjungsari Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, (dok istimewa).
TRIBUNCHANNEL.COM –Kendal – Berdasarkan informasi dari masyarakat, Kepala Desa dan Sekretaris Desa atau Carik, Desa Tanjungsari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal diduga telah menjual tanah bengkok milik Bayan Andika sebesar 40 juta garap selama 1 tahun Kepada Kahono pada bulan Agustus 2024.
Menurut keterangan Kahono, memang benar saya telah membeli tanah bengkok garap selama 1 Tahun yang diduga milik Bayan Andika melalui Pak Kades dan Carik senilai 40 juta, “terang Kahono saat dikonfirmasi awak media pada Selasa 29/7/2025.
“Namun, uang senilai 40 juta tersebut telah dikembalikan 4 juta kepada Kahono jadi saya membeli tanah bengkok sebesar 36 juta, yang 4 juta nantinya untuk dp tahun depannya, jadi saya nanti tinggal nambahi tiga puluh juta lagi, dan pada waktu itu yang menerima uang dari saya adalah Carik, “imbuhnya.
Saat dikonfirmasi awak media tribunchannel.com melalui sambungan telp Whatsaap Kepala Desa Tanjungsari Sugiyanto menyampaikan alasannya kenapa tanah bengkok milik bayan Andika dijual 36 juta kepada Kahono garap selama 1 Tahun, karena bayan yang bersangkutan tidak pernah berangkat selama 1 tahun lebih, dan uangnya dimasukkan ke rekening Kas Desa PAD, “jelasnya kepada awak media, pada hari Selasa 29/7/2025.
Andika Bayan Desa Tanjungsari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.
Sementara itu, salah satu warga yang mengaku keluarga bayan Andika bernama inisial S merasa dirugikan terkait penjualan tanah bengkok secara sepihak tidak melalui lelang musdes dan yang bersangkutan belum resmi diberhentikan atau belum dipecat, dan mengenai untuk PAD desa itu diduga hanya alibi karena dari penjualan tanah bengkok saja tidak sesuai selisih tgl bulan dan tahun nya, dari proses penjualannya saja diduga juga salah karena tidak sesuai dengan aturan negara yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa dan Carik. Kejadian ini sudah saya adukan kepada Waka Polres Kendal melalui pesan Whatsaap, harapannya pihak Kepolisian segera mengusut tuntas permasalahan ini, “pungkasnya.
Red



















