Seluruh Lapas dan Rutan di Jateng Wajib Rehabilitasi Pengguna Narkoba, Ini Kata BNN dan Pemasyarakatan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 16:56 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNNK Batang menandatangani kerjasama program Lapas-Rutan Bersinar di Aula Rutan Pekalongan, Senin (4/8/2025).

TRIBUNCHANNEL.COM – Pekalongan – Program rehabilitasi pengguna narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan kini menjadi prioritas nasional. Di Jawa Tengah, kebijakan ini sudah mulai dijalankan secara menyeluruh di seluruh lapas dan rutan, termasuk Rutan Kelas IIA Pekalongan.

 

Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, menyatakan bahwa program ini bersifat gratis dan menjadi bagian dari 13 program akselerasi Kementerian Hukum dan HAM. “Gratis, dari bungkus biaya sampai selesai. Ini program dari pemerintah, ”ujar Nanang kepada wartawan, Senin (4/8/2025).

 

Ia menyebutkan bahwa tahap awal program rehabilitasi akan dimulai dari 20 hingga 30 warga binaan, kemudian berlanjut secara bertahap. “Nanti akan kita data berapa orangnya, kita akumulasi. Pelaksanaannya berkelanjutan, ”tambahnya.

 

Di Rutan Pekalongan sendiri, dari total 268 orang warga binaan, sebanyak 97 orang di antaranya merupakan kasus narkotika. “Sudah termasuk perempuan, ”tegas Nanang.

Baca Juga :  Pengurugkan Sawah Produktif di Botomulyo Jadi Sorotan Publik, APH dan Pemerintah Kendal Diminta Turun

 

Program rehabilitasi ini juga didukung oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang. Kepala BNNK Batang, Suryanto Padmadi Raharjo, menjelaskan bahwa konselor BNN akan terlibat langsung dalam proses rehabilitasi di dalam lapas maupun rutan.

 

“Harapannya nanti yang benar-benar harus direhabilitasi, ya benar-benar sampai tuntas. Bukan cuma formalitas, habis rehab kambuh lagi, ”kata Suryanto.

 

Menurutnya, program ini merupakan ikhtiar maksimal untuk merehabilitasi pengguna, korban, bahkan pengedar. “Ini bagian dari upaya memutus rantai kecanduan. Tidak semua hanya dihukum, tapi diberi kesempatan pulih, ”ungkapnya.

 

Soal efektivitas program, Suryanto menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan hingga tahap pasca – rehabilitasi. “Kita kawal sampai tuntas, sampai mereka benar-benar kembali ke masyarakat, ”jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Pemasyarakatan Jateng, Dedy Cahyadi, menyebut program ini adalah bentuk ikhtiar mulia. “Rehabilitasi ini baru pertama kalinya dilaksanakan di seluruh lapas dan rutan se-Jateng tahun ini, ”ujarnya.

Baca Juga :  Mafia Solar Kuasai Minahasa, 2 SPBU Diduga Jadi Sarang Kecurangan BBM Subsidi, Istri Oknum APH Dituding Dalang Operasi

 

Sebelumnya, hanya lima satuan kerja (UPT) yang menjalankan program ini. Namun kini, seluruhnya diwajibkan menjalankan rehabilitasi sebagai bagian dari pembinaan utama di lingkungan pemasyarakatan.

 

“Tentu kita harus optimis. Ini tentang semangat. Kalau pelaksanaannya konsisten, kita berharap hasilnya lebih baik dari sebelumnya, ”ucap Dedy.

 

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini jumlah warga binaan di Jawa Tengah mencapai sekitar 15.800 orang, dan jumlah tersebut bersifat fluktuatif. “Karena ada yang bebas, amnesti, atau alasan lain,” tambahnya.

 

Menjawab kekhawatiran program ini hanya sekadar seremonial, Dedy menegaskan bahwa ini adalah program prioritas nasional. “Kami menggandeng BNN, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan untuk menginisiasi agar berjalan optimal, ”tegasnya.

 

Terkait anggaran, pihak Kanwil belum merinci jumlah pastinya. “Kalau soal anggaran, saya bicaranya Jawa Tengah. Datanya sedang kami kumpulkan, ”tutup Dedy.

Slamet/Red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru