Pengurus Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Kota Manado mendatangi Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara.
TRIBUNCHANNEL.COM –Manado – Langkah pengawasan publik terhadap penegakan hukum di Sulawesi Utara kembali menguat. Sejumlah aktivis antikorupsi bersama pengurus Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Kota Manado mendatangi Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara, Senin 06/10/2025
Kunjungan ini bertujuan untuk mendorong percepatan audit perhitungan kerugian keuangan negara terkait dugaan kasus korupsi di tubuh Perumda Pasar Kota Manado. Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor BPKP Sulut, rombongan diterima langsung oleh Auditor Ahli Madya sekaligus Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi, Ulimsyah M., SE.
Ketua IKAPPI Manado, Darwis Hutuba, menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari langkah konkret masyarakat dalam mengawal proses penegakan hukum yang sedang berjalan di kepolisian.
“Kami hadir untuk memastikan proses audit yang dilakukan BPKP berjalan sesuai aturan dan profesional. Kami mendorong agar audit segera rampung sehingga penyidik Polda Sulut memiliki dasar kuat untuk melangkah ke tahap penetapan tersangka,” tegas Darwis.
Menurutnya, dugaan penyimpangan di Perumda Pasar Manado telah menjadi perhatian serius masyarakat, terutama para pedagang yang selama ini menjadi korban sistem pengelolaan yang tidak transparan.
Dalam hal ini Ketua IKAPPI Manado berkomitmen untuk mengawal terus kasus ini hingga tuntas. Sementara itu, Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP Sulut, Ulimsyah M., SE, menegaskan bahwa pihaknya tetap berpegang teguh pada prinsip profesionalitas dan independensi dalam setiap proses audit investigatif.
“Kami tidak akan main-main dengan kasus korupsi. Komitmen BPKP jelas mendukung penuh pemberantasan korupsi dan berkolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan setiap rupiah uang negara dipertanggungjawabkan,” ujar Ulimsyah.
Dalam kesempatan yang sama, aktivis antikorupsi Danny Rompis menilai bahwa sinergi antara BPKP dan aparat penegak hukum menjadi kunci utama dalam mewujudkan cita-cita pemerintah pusat, khususnya program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
“Kami percaya, ketika lembaga audit dan penyidik bekerja tanpa intervensi, keadilan akan menemukan jalannya. Publik menunggu langkah tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat,” tegas Danny.
Para aktivis menutup pertemuan dengan seruan agar seluruh lembaga terkait tetap berpegang pada integritas, transparansi, dan keberpihakan pada kepentingan publik.
“Korupsi adalah kejahatan luar biasa. Dan kami, masyarakat sipil, akan terus mengawal tanpa takut, tanpa henti,” pungkas Darwis Hutuba.
SS/Red



















