BG Santoso 6 Segera Diapungkan, Pemulihan Dasar Laut Mororejo Jadi Tahap Berikutnya
TRIBUNCHANNEL.COM-JEPARA- 21 Juli 2026 – Penanganan tongkang bermuatan batubara BG Santoso 6 yang kandas di perairan Mororejo, Jepara, memasuki babak baru. Setelah hampir satu bulan menjadi perhatian publik, fokus operasi kini mengarah pada upaya pengapungan penuh tongkang dan pemulihan area laut yang terdampak tumpahan batubara.
Informasi terbaru yang diperoleh media dari salah satu staf perusahaan yang terlibat dalam penanganan di lapangan menyebutkan bahwa apabila target tongkang berada dalam kondisi steady atau stabil berhasil tercapai, proses akan langsung dilanjutkan menuju pengapungan penuh.
“Apabila sudah ngapung sepenuhnya, tahap berikutnya adalah pengelasan atau doubling pada struktur yang terindikasi bocor. Setelah itu dilanjutkan pengambilan batubara yang tercecer ke laut,” ujar sumber tersebut kepada media.
Tahap Teknis Belum Berakhir
Keterangan itu sekaligus mengklarifikasi bahwa keberhasilan mengapungkan BG Santoso 6 bukanlah akhir dari seluruh operasi. Tim teknis masih harus memastikan kondisi konstruksi tongkang benar-benar aman melalui proses perbaikan pada bagian lambung yang diduga mengalami kerusakan.

Langkah pengelasan atau doubling structure menjadi bagian penting untuk mengembalikan integritas badan tongkang sebelum dilakukan tahapan lanjutan maupun pemindahan ke lokasi yang lebih aman.
Setelah pekerjaan tersebut selesai, operasi akan memasuki fase yang paling ditunggu masyarakat, yaitu pengangkatan batubara yang tercecer dan diduga mengendap di dasar laut sekitar lokasi kejadian.
Kronologi Singkat
BG Santoso 6 diketahui berangkat dari Kalimantan Selatan dengan muatan sekitar 7.221 ton batubara menuju Marunda, Jakarta Utara. Dalam perjalanan, tongkang mengalami kemiringan akibat pergeseran muatan yang dipengaruhi kondisi gelombang laut.
Kondisi tersebut terus memburuk hingga akhirnya tongkang kandas di perairan Jepara. Sejak akhir Juni 2026, berbagai upaya penyelamatan dilakukan, termasuk pengerahan tim salvage profesional untuk menstabilkan dan mengapungkan kembali tongkang.
Pemulihan Lingkungan Jadi Sorotan
Selain aspek keselamatan pelayaran, perhatian publik kini tertuju pada rencana pemulihan lingkungan laut. Pengangkatan batubara yang tercecer dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi potensi dampak terhadap ekosistem perairan dan aktivitas nelayan di kawasan Mororejo.
Masyarakat berharap proses tersebut dilakukan secara transparan, terukur, dan diawasi oleh instansi terkait agar kondisi perairan dapat kembali normal setelah insiden yang menjadi perhatian luas ini.
Menanti Tahap Penentuan
Saat ini seluruh pihak masih menunggu keberhasilan tahap stabilisasi dan pengapungan penuh BG Santoso 6. Apabila target tersebut tercapai, operasi akan memasuki fase perbaikan struktur tongkang sebelum dilanjutkan dengan pengangkatan batubara dari dasar laut.
Perkembangan ini menandai perubahan fokus dari penyelamatan aset pelayaran menuju pemulihan lingkungan. Keberhasilan penanganan BG Santoso 6 nantinya tidak hanya diukur dari berhasilnya tongkang diselamatkan, tetapi juga dari tuntasnya upaya membersihkan batubara yang tercecer serta terjaganya keselamatan dan kelestarian perairan Jepara.
Petrus/Red



















