Pemuda Pancur Buka Teras Baca Gratis di SGBK, Ajak Anak-anak Kembali Mencintai Buku

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rizal sedang menunjukkan koleksi buku kepada salah satu pengunjung

TRIBUNCHANEL.COM-Jepara- Berawal dari keprihatinan terhadap semakin berkurangnya minat baca di kalangan anak-anak akibat penggunaan gawai yang semakin masif, seorang pemuda asal Pancur, Jepara, Fahrizal Aminudin (25), bersama sejumlah rekannya menghadirkan ruang baca gratis bernama Teras Baca di kawasan Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara.

Lapak baca yang digelar setiap Minggu pagi tersebut menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk membaca berbagai jenis buku secara gratis. Kegiatan ini telah berjalan hampir lima bulan dan mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan.

Fahrizal mengatakan, ide mendirikan Teras Baca lahir dari diskusi sederhana bersama teman-temannya yang memiliki kepedulian terhadap dunia literasi. Mereka melihat banyak anak yang sejak kecil lebih akrab dengan gawai dibandingkan buku.

“Yang menjadi motivasi kami membuka lapak baca gratis di Jepara adalah keprihatinan terhadap minimnya literasi anak-anak zaman sekarang. Kami ingin mengenalkan literasi kepada masyarakat umum, khususnya anak-anak, dengan harapan tercipta generasi yang melek literasi di masa mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pemerkosaan Remaja Jepara Masih Didalami, Polisi Minta Publik Tidak Berspekulasi

Menurut Fahrizal, Teras Baca bukanlah gerakan yang dijalankan seorang diri. Ia menyebut sejumlah rekan yang selama ini turut membersamai perjalanan komunitas tersebut, di antaranya Heri, Azka, Ivan, Robin, Riyan, serta banyak relawan lain yang memiliki tujuan yang sama dalam membumikan budaya membaca.

Saat ini, Teras Baca menyediakan sekitar 500 buku dengan beragam tema, mulai dari buku anak-anak, novel, sejarah, hingga pengembangan diri. Sebagian besar koleksi berasal dari buku pribadi para penggerak Teras Baca, sementara sisanya merupakan donasi masyarakat dan pinjaman dari perpustakaan desa.

Kehadiran Teras Baca ternyata mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa datang untuk membaca, berdiskusi, maupun sekadar menikmati suasana literasi di ruang terbuka. Antusiasme juga terlihat di media sosial, di mana akun Teras Baca mampu berkembang pesat dalam waktu singkat.

Bagi Fahrizal dan rekan-rekannya, pengalaman paling berkesan adalah ketika melihat anak-anak kembali tertarik membaca buku dan menghabiskan waktu tanpa gawai. Pemandangan tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri sekaligus penyemangat untuk terus menjalankan kegiatan literasi tersebut.

Baca Juga :  Agus Sutisna Tancap Gas! 4 Ranperda Strategis Digulirkan, Pilkades Jadi Kunci

Meski demikian, mereka masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya adalah proses distribusi buku dan perlengkapan menuju lokasi lapak baca karena jarak rumah para penggerak dengan SGBK cukup jauh. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus hadir setiap pekan.

Fahrizal menilai kawasan SGBK merupakan lokasi yang strategis karena menjadi pusat aktivitas masyarakat pada akhir pekan. Ia berharap semakin banyak ruang baca yang mudah diakses masyarakat di Kabupaten Jepara sehingga gerakan literasi dapat tumbuh lebih luas dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

“Mari kita jadikan membaca sebagai budaya dan kebutuhan sehari-hari. Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga jendela untuk membuka wawasan, mengasah daya kritis, serta meningkatkan kualitas hidup. Melalui gerakan literasi yang masif hingga ke pelosok desa, kita berharap lahir generasi muda Jepara yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing tanpa melupakan akar budaya lokal,” pungkasnya.

Ratuandayani/Red

Berita Terkait

Jepara Bersholawat di Karimunjawa, Bupati Singgung Pengajuan Dana Pembangunan Rp55 Miliar
Narso Bantah Tuduhan Mafia BBM, Siap Tempuh Jalur Hukum
Penyegaran Birokrasi Jepara, 29 Pejabat Dilantik untuk Percepat Pelayanan Publik
DPRD Jepara Kebut 4 Ranperda Strategis: Budaya Dilindungi, Industri Dipacu, Pilkada 2029 Disiapkan
Belasan Penerima MBG Dilarikan ke RS PKU Aisyiyah Jepara, Mayoritas Keluhkan Mual, Diare Dan Muntah
PR Pesadika JEKHA Salurkan Sponsorship Rp60 Juta, Dukung Bazar UMKM HUT Bhayangkari ke-74 di Kalinyamatan
Polri Hadir untuk Rakyat, Bazar UMKM dan Pasar Murah Bhayangkari Jepara Ringankan Beban Warga
Diare Merebak di Tiga Sekolah, MBG Sekuro 1 Disetop Sebelum Hasil Lab Keluar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Jepara Bersholawat di Karimunjawa, Bupati Singgung Pengajuan Dana Pembangunan Rp55 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Narso Bantah Tuduhan Mafia BBM, Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 18 September 2026 - 15:26 WIB

Penyegaran Birokrasi Jepara, 29 Pejabat Dilantik untuk Percepat Pelayanan Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:10 WIB

DPRD Jepara Kebut 4 Ranperda Strategis: Budaya Dilindungi, Industri Dipacu, Pilkada 2029 Disiapkan

Rabu, 16 September 2026 - 20:30 WIB

Belasan Penerima MBG Dilarikan ke RS PKU Aisyiyah Jepara, Mayoritas Keluhkan Mual, Diare Dan Muntah

Sabtu, 12 September 2026 - 18:02 WIB

PR Pesadika JEKHA Salurkan Sponsorship Rp60 Juta, Dukung Bazar UMKM HUT Bhayangkari ke-74 di Kalinyamatan

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WIB

Polri Hadir untuk Rakyat, Bazar UMKM dan Pasar Murah Bhayangkari Jepara Ringankan Beban Warga

Rabu, 9 September 2026 - 20:45 WIB

Diare Merebak di Tiga Sekolah, MBG Sekuro 1 Disetop Sebelum Hasil Lab Keluar

Berita Terbaru