Ramai di Agenda, Sepi di Pendapatan? Fakta Pariwisata Jepara Terbongkar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 19:40 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramai di Agenda, Sepi di Pendapatan? Fakta Pariwisata Jepara Terbongkar

TRIBUNCHANNEL.COM-JEPARA- 8 April 2026 — Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jepara Tahun 2025 mencatat capaian yang terlihat mengesankan di sektor pariwisata. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) melaporkan hampir seluruh program berjalan dengan tingkat keberhasilan 100 persen. Namun di balik angka sempurna itu, publik mulai bertanya: seberapa besar dampaknya terhadap perekonomian dan Pendapatan Asli Daerah (PAD)?

Data LKPJ menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, pemerintah daerah telah melaksanakan 68 kegiatan promosi dan event pariwisata, dengan capaian penuh 100 persen. Selain itu, terdapat 4 laporan kegiatan pemasaran destinasi, serta program pengembangan sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang juga mencapai target maksimal.

Secara administratif, capaian ini menandakan bahwa seluruh program telah dilaksanakan sesuai rencana. Pemerintah terlihat aktif mempromosikan destinasi wisata, sekaligus berupaya meningkatkan kualitas pelaku wisata melalui pelatihan dan pembekalan.

Namun, di sinilah letak persoalan utamanya.Aktif Berkegiatan, Tapi Dampak Belum Terlihat

Meski angka capaian menunjukkan hasil sempurna, indikator yang digunakan dalam LKPJ masih berfokus pada jumlah kegiatan dan laporan, bukan pada hasil nyata yang dirasakan masyarakat.

Sebagai contoh: 68 event promosi telah dilaksanakan, namun tidak dijelaskan berapa jumlah wisatawan yang datang

SDM dilatih 100 persen, namun tidak diukur apakah pendapatan pelaku wisata meningkat

Baca Juga :  Momen Perpisahan Mengharukan, SMP UT Bumi Kartini Lepas 85 Lulusan

Destinasi dipasarkan, namun tidak ada data peningkatan PAD dari sektor pariwisata

Padahal, tujuan utama pembangunan sektor pariwisata bukan sekadar menyelenggarakan kegiatan, melainkan menggerakkan ekonomi daerah.

Kontribusi ke PAD Masih Menjadi Tanda Tanya

Dalam konteks pembangunan daerah, pariwisata seharusnya menjadi salah satu sektor strategis yang mampu menyumbang signifikan terhadap PAD, melalui:

Pajak hotel dan penginapan,Pajak restoran dan kuliner,Retribusi objek wisata,Aktivitas ekonomi UMKM

Namun dalam laporan ini, tidak terlihat keterkaitan langsung antara kegiatan pariwisata dengan peningkatan PAD Jepara tahun 2025.

Akibatnya, publik belum mendapatkan gambaran utuh:
apakah geliat pariwisata benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah, atau hanya berhenti pada aktivitas program?

Potensi Besar, Tapi Perlu Ukuran yang Tepat,Jepara memiliki potensi wisata yang sangat besar, mulai dari:

Pantai Bandengan,Karimunjawa sebagai destinasi kelas dunia,Wisata budaya dan ukir khas Jepara

Dengan potensi tersebut, sektor pariwisata seharusnya mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Namun tanpa indikator yang mengukur:

Jumlah wisatawan,Lama tinggal wisatawan,Tingkat hunian hotel,Pertumbuhan UMKM wisata,Kontribusi nyata terhadap PAD

maka keberhasilan pariwisata hanya akan terlihat di atas kertas, bukan dalam kehidupan nyata masyarakat.

Risiko Kinerja Semu: Angka Tinggi, Dampak Minim

Capaian 100 persen di semua indikator justru memunculkan pertanyaan kritis. Jika semua berjalan sempurna, mengapa dampak ekonominya belum terlihat jelas?

Baca Juga :  Pengasuh Ponpes di Jepara Ditahan Polisi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Kondisi ini berpotensi menciptakan apa yang disebut sebagai “kinerja semu”:

Target tercapai,Laporan lengkap,Namun manfaat nyata belum terukur,

Jika hal ini terus terjadi, maka laporan kinerja hanya menjadi formalitas administratif, bukan alat evaluasi pembangunan yang sesungguhnya.

Saatnya Berubah: Dari Kegiatan ke Dampak

Para pengamat menilai, ke depan pemerintah daerah perlu mengubah pendekatan dalam mengukur keberhasilan sektor pariwisata.

Indikator yang digunakan tidak cukup hanya:

jumlah event,jumlah laporan,persentase kegiatan

Melainkan harus berorientasi pada:

peningkatan PAD,pertumbuhan ekonomi masyarakat,penyerapan tenaga kerja,kesejahteraan pelaku wisata

Dengan demikian, pariwisata benar-benar menjadi sektor yang memberi manfaat nyata, bukan sekadar program rutin tahunan.

Penutup: Publik Menunggu Bukti NyataLKPJ 2025 menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jepara telah bekerja dan bergerak di sektor pariwisata. Namun pekerjaan besar berikutnya adalah memastikan bahwa semua aktivitas tersebut benar-benar menghasilkan dampak ekonomi yang nyata.

Sebab pada akhirnya, keberhasilan pariwisata tidak diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat dan seberapa besar kontribusinya terhadap PAD.

Jika tidak, maka angka 100 persen hanya akan menjadi catatan di atas kertas,
tanpa benar-benar terasa di kantong rakyat.

Petrus.

Berita Terkait

Jepara Bersholawat di Karimunjawa, Bupati Singgung Pengajuan Dana Pembangunan Rp55 Miliar
Narso Bantah Tuduhan Mafia BBM, Siap Tempuh Jalur Hukum
Penyegaran Birokrasi Jepara, 29 Pejabat Dilantik untuk Percepat Pelayanan Publik
DPRD Jepara Kebut 4 Ranperda Strategis: Budaya Dilindungi, Industri Dipacu, Pilkada 2029 Disiapkan
Belasan Penerima MBG Dilarikan ke RS PKU Aisyiyah Jepara, Mayoritas Keluhkan Mual, Diare Dan Muntah
PR Pesadika JEKHA Salurkan Sponsorship Rp60 Juta, Dukung Bazar UMKM HUT Bhayangkari ke-74 di Kalinyamatan
Polri Hadir untuk Rakyat, Bazar UMKM dan Pasar Murah Bhayangkari Jepara Ringankan Beban Warga
Diare Merebak di Tiga Sekolah, MBG Sekuro 1 Disetop Sebelum Hasil Lab Keluar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Jepara Bersholawat di Karimunjawa, Bupati Singgung Pengajuan Dana Pembangunan Rp55 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Narso Bantah Tuduhan Mafia BBM, Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 18 September 2026 - 15:26 WIB

Penyegaran Birokrasi Jepara, 29 Pejabat Dilantik untuk Percepat Pelayanan Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:10 WIB

DPRD Jepara Kebut 4 Ranperda Strategis: Budaya Dilindungi, Industri Dipacu, Pilkada 2029 Disiapkan

Rabu, 16 September 2026 - 20:30 WIB

Belasan Penerima MBG Dilarikan ke RS PKU Aisyiyah Jepara, Mayoritas Keluhkan Mual, Diare Dan Muntah

Sabtu, 12 September 2026 - 18:02 WIB

PR Pesadika JEKHA Salurkan Sponsorship Rp60 Juta, Dukung Bazar UMKM HUT Bhayangkari ke-74 di Kalinyamatan

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WIB

Polri Hadir untuk Rakyat, Bazar UMKM dan Pasar Murah Bhayangkari Jepara Ringankan Beban Warga

Rabu, 9 September 2026 - 20:45 WIB

Diare Merebak di Tiga Sekolah, MBG Sekuro 1 Disetop Sebelum Hasil Lab Keluar

Berita Terbaru