Satu per satu calon krismawan menerima pengurapan Minyak Krisma di dahi dengan seruan, “Terimalah tanda karunia Roh Kudus,” yang dijawab, “Amin.”
TRIBUNCHANNEL.COM-JEPARA – Sebanyak 25 umat Katolik dari berbagai usia menerima Sakramen Penguatan (Krisma) dalam Misa Kudus yang dipimpin langsung oleh Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, di Gereja Katolik Paroki Stella Maris Jepara, Minggu (21/6/2026).
Perayaan yang dihadiri ratusan umat dari berbagai lingkungan paroki tersebut berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Sakramen Krisma menjadi tanda penyempurnaan rahmat Baptis melalui penumpangan tangan dan pengurapan Minyak Krisma sebagai tanda karunia Roh Kudus.
Dalam homilinya, Mgr. Robertus Rubiyatmoko menegaskan bahwa Roh Kudus membawa pembaruan hidup dan menguatkan umat agar berani menjadi saksi Kristus di tengah berbagai tantangan zaman.

“Sekalipun menghadapi kesulitan, tetaplah berbuat baik, hidup dalam kasih, dan menjadi sahabat Yesus,” pesan Uskup kepada para krismawan dan krismawati.
Prosesi sakramen diawali dengan pembaruan janji baptis, dilanjutkan penumpangan tangan serta doa pencurahan Roh Kudus. Satu per satu peserta menerima pengurapan Minyak Krisma dengan seruan, “Terimalah tanda karunia Roh Kudus,” yang dijawab, “Amin.”
Sakramen Penguatan merupakan bagian penting dari inisiasi Kristiani yang memperteguh iman, mempererat persatuan dengan Gereja, serta mempersiapkan umat untuk menjalankan tugas sebagai saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
Menariknya, seusai perayaan Misa, Uskup berdialog langsung dengan para krismawan, kaum muda, dan orang tua mengenai panggilan hidup membiara dan imamat. Dari dialog tersebut muncul harapan baru bagi Gereja, dengan adanya dua peserta yang menyatakan minat menjadi calon suster dan tiga peserta yang menyatakan kesiapan untuk menapaki panggilan menjadi calon imam.
Perayaan Sakramen Krisma di Paroki Stella Maris Jepara menjadi momentum penting untuk meneguhkan iman, menyalakan semangat pelayanan, dan mengutus umat menjadi pembawa damai, persaudaraan, serta kasih Kristus di tengah masyarakat.
Petrus/Red



















