Kapal Baru Jadi Solusi Keterbatasan Tiket ke Karimunjawa,Sekda Jepara
TRIBUNCHANNEL.COM –JEPARA- Kabupaten Jepara kembali mencatatkan kemajuan penting di sektor transportasi dan pariwisata. Pengoperasian Fasilitas Pelabuhan Kartini Jepara serta peluncuran kapal cepat Express Bahari 7G untuk trayek Jepara–Karimunjawa dan sebaliknya resmi dilaksanakan di Halaman Parkir Kantor Pelabuhan Jepara, Jumat (4/9/2026).
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat konektivitas wilayah kepulauan, meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut, sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian Karimunjawa yang terus berkembang.
Direktur Utama PT Pelayaran Sakti Inti Makmur, Sukardi Halim, menegaskan bahwa kehadiran Express Bahari 7G merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan armada terbaik bagi masyarakat Jepara dan Karimunjawa.
“Jepara menjadi salah satu daerah yang kami prioritaskan. Setelah menghadirkan Express Bahari 8F beberapa tahun lalu, kini kami kembali menghadirkan Express Bahari 7G karena melihat dukungan pemerintah daerah, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan yang sangat baik. Kami ingin memberikan kapal terbaik, pelayanan terbaik, dan keselamatan terbaik bagi masyarakat,” ujar Sukardi.
Menurutnya, Express Bahari 7G merupakan salah satu armada tercepat dan tercanggih yang dimiliki perusahaan saat ini. Kapal tersebut menggunakan mesin Caterpillar C32B, generasi terbaru dari Caterpillar Amerika Serikat, yang untuk pertama kalinya digunakan pada kapal penumpang cepat di Indonesia.
Tidak hanya itu, kapal berkapasitas 487 penumpang tersebut juga dirancang dan dibangun sepenuhnya oleh tenaga profesional Indonesia, menjadi bukti kemampuan industri maritim nasional dalam menghasilkan armada modern berstandar tinggi.
Sukardi menegaskan bahwa keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama perusahaan. Selama lebih dari satu dekade melayani rute Jepara–Karimunjawa, Express Bahari menerapkan sistem e-ticketing dan pengelolaan manifest penumpang secara ketat untuk memastikan seluruh penumpang terdata dengan benar.
“Keselamatan adalah nomor satu. Tidak boleh ada penumpang di luar manifest. Kami lebih memilih menghentikan pelayaran ketika cuaca tidak memungkinkan daripada mempertaruhkan keselamatan penumpang,” tegasnya.
Pertumbuhan Penumpang dan Pariwisata Meningkat
Data operasional menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi laut Jepara–Karimunjawa. Hingga Agustus 2026, jumlah penumpang telah mencapai lebih dari 241 ribu orang, menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten dari tahun ke tahun.
Sukardi menjelaskan, ketika pertama kali beroperasi lebih dari satu dekade lalu, layanan kapal cepat Jepara–Karimunjawa hanya melayani dua kali pelayaran dalam sepekan. Kini, seiring pesatnya perkembangan Karimunjawa sebagai destinasi wisata nasional, pelayaran telah berlangsung setiap hari dan pada periode tertentu dapat dilakukan dua kali sehari.
“Kami melihat perkembangan Karimunjawa sangat luar biasa. Kehadiran Express Bahari 7G diharapkan semakin memperkuat sektor pariwisata, UMKM, perhotelan, homestay, dan perekonomian masyarakat Karimunjawa,” katanya.
Pemkab Jepara Apresiasi Investasi dan Modernisasi Armada
Sambutan Bupati Jepara yang dibacakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas investasi dan komitmen PT Pelayaran Sakti Inti Makmur dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi laut di Jepara.
Pemerintah Kabupaten Jepara menilai kehadiran Express Bahari 7G merupakan langkah strategis dalam mendukung pelayanan publik, memperkuat konektivitas kepulauan, serta mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata Karimunjawa.
“Alhamdulillah, selama ini pelayanan transportasi laut menuju Karimunjawa memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan wisatawan. Kehadiran Express Bahari 7G merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata daerah,” demikian sambutan Bupati Jepara.
Pemerintah Kabupaten Jepara juga mengapresiasi komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan pelayaran melalui penerapan teknologi modern, sistem e-ticketing, dan pengelolaan manifest penumpang yang tertib.
Jawaban atas Tingginya Permintaan Wisatawan
Sementara itu, Sekretaris Daerah Jepara Ary Bachtiar, S.T., M.T., mengatakan kehadiran Express Bahari 7G menjadi jawaban atas tingginya permintaan masyarakat dan wisatawan yang ingin berkunjung ke Karimunjawa.
Menurutnya, pemerintah daerah selama ini cukup sering menerima keluhan wisatawan terkait keterbatasan tiket penyeberangan pada musim kunjungan tinggi.
“Kami sering menerima keluhan wisatawan karena kehabisan tiket menuju Karimunjawa. Kehadiran Express Bahari 7G diharapkan menjadi solusi untuk menjawab kebutuhan transportasi yang terus meningkat,” ujarnya.
Ary menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jepara akan terus melakukan pengembangan infrastruktur, pelayanan, dan dukungan terhadap sektor usaha wisata agar Karimunjawa semakin berkembang sebagai destinasi unggulan nasional.
Jepara Dapat Prioritas Emas
Dalam kesempatan tersebut, Sukardi Halim juga mengumumkan bahwa Jepara kembali mendapatkan prioritas dalam program modernisasi armada perusahaan. Setelah menghadirkan Express Bahari 7G, perusahaan berencana mengganti armada Express Bahari 1C dengan kapal yang lebih baru pada November 2026.
“Jepara dan Karimunjawa menjadi prioritas emas penggantian armada kami. Setelah Express Bahari 7G, November mendatang kami kembali menghadirkan armada baru untuk menggantikan Express Bahari 1C. Masyarakat Jepara dan Karimunjawa patut berbangga karena wilayah ini terus menjadi prioritas menghadirkan kapal yang lebih baru, lebih aman, dan lebih nyaman,” tegasnya.
Dengan beroperasinya fasilitas Pelabuhan Kartini yang semakin representatif dan hadirnya Express Bahari 7G sebagai armada modern berkapasitas besar, Jepara semakin memperkuat posisinya sebagai gerbang utama menuju Karimunjawa. Kehadiran infrastruktur dan layanan transportasi yang terus berkembang ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, regulator, dan dunia usaha dalam mendukung kemajuan pariwisata, investasi, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Petrus/Red



















