Teddy Poernama Kembangkan Model Pariwisata Berbasis Masyarakat di Candi Borobudur Untuk Atasi “Growth Without Equity”

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Trisakti menggelar Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi atas nama Teddy Poernama, SE, M.I.Kom., C.MBA-CSR.

TRIBUNCHANNEL.COM –JAKARTA –  Universitas Trisakti menggelar Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi atas nama Teddy Poernama, SE, M.I.Kom., C.MBA-CSR, birokrat dan praktisi komunikasi strategis serta pembangunan berkelanjutan, Rabu siang (17/09/2025).

 

Sidang ini berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti.

Dalam sidang tersebut, Teddy Poernama berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi, konsentrasi Manajemen Pembangunan Berkelanjutan, dengan predikat Sangat Memuaskan.

Disertasi

 

Menurut Teddy, hasil risetnya ini untum mendukung kinerja “Pariwisata Berkelannjutan”.

 

“Pengembangan Model Pariwisata Berbasis Masyarakat di Kawasan Candi Borobudur untuk Mendukung Kinerja Pariwisata Berkelanjutan,” menurutnya saat diwawancarai awak media di kediamannnya, Jum’at (26/09/2025).

 

Sementara itu, masalah Utama : Growth Without Equity

Meski Borobudur telah menjadi destinasi dunia, kesejahteraan masyarakat desa di sekitarnya masih tertinggal.

 

Fenomena “Growth Without Equity” memperlihatkan bahwa pertumbuhan wisata tidak otomatis memberi manfaat merata bagi masyarakat lokal.

Baca Juga :  Polres Langsa Serahkan 7 Tersangka Kokain 27,8 Kg ke Kejari, Salah Satunya Anggota Polri

 

Bahkan, temuan dan Hasil Penelitian

Penelitian ini menegaskan bahwa Pariwisata Berbasis Masyarakat (PBM) adalah kunci utama untuk menciptakan pariwisata berkelanjutan.

 

PBM terbukti mampu menjembatani kepentingan multipihak, memperkuat UMKM dan homestay lokal, serta melestarikan budaya desa.

 

Contoh desa seperti Wringinputih, Karangrejo, Tuksongo dan Ngadiharjo menunjukkan bahwa ketika kepemimpinan lokal berjalan harmonis dan kolaborasi terjalin baik, desa wisata dapat tumbuh inklusif dan berdaya saing.

 

Rekomendasi Kebijakan

Penelitian ini merekomendasikan agar budaya lokal dijadikan pilar strategis pembangunan pariwisata. Budaya tidak hanya sebagai atraksi, melainkan fondasi identitas dan kohesi sosial yang memastikan pariwisata tumbuh inklusif, adil, dan berkelanjutan.

 

Pernyataan Promotor

Menurut Prof. Dr. Yolanda Masnita Siagian, M.M., CIRR., CMA., CPM, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti sekaligus Promotor, disertasi ini tidak hanya memperkaya teori pariwisata berkelanjutan, tetapi juga memberi arah praktis bagi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan model pariwisata inklusif berbasis kolaborasi dan pelestarian budaya.

Baca Juga :  M.Arif Kecam Hakim Setelah Beri Putusan Lanny Setyawati dan Sekeluarga di Kota Pekalongan Vonis Bersalah

 

Tentang Promovendus

Teddy Poernama adalah Pejabat Fungsional Penata Kelola Perusahaan Ahli Madya di Kementerian BUMN serta Komisaris PT Petrosida Gresik. Ia berpengalaman lebih dari 27 tahun sebagai birokrat dan aktif dalam pemberdayaan masyarakat serta pelestarian budaya, khususnya pada komunitas adat Baduy.

 

Atas kiprahnya, ia telah menerima sejumlah penghargaan, antara lain Komunikator CSR Terbaik 2018, Insan PR Indonesia 2016, serta Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI.

 

Perlu diketahui tim Penguji Sidang Terbuka Doktor :

1. Prof. Dr. Yolanda Masnita, M.M., CIRR., CMA., CPM (Asia) sekaligus Promotor

2. Dr. Husna Leila Yusran, M.M., CMA, CPM, Wakil Dekan I FEB Universitas Trisakti

3. Prof. Sri Susilowati, Ph.D, Co-Promotor I

4. Dr. Budi Santosa, M.Si., M.Phil , Co-Promotor II

5. Dr. Sumiyarti, M.E sebagai Penguji

6. Dr. Tri Kuwaningsih, P., M.Si sebagai Penguji.

7. Dr. Ho Liong Min, ST, MM, MH sebagai Penguji.

(Hari Setiawan)

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
Direktur PDAM Raih Penghargaan Top Ceo BUMD Awards 2026
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Ketum GMOCT : Jangan Kriminalisasi Wartawan, Kasus Mojokerto Harus Mengacu UU Pers
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Senin, 13 April 2026 - 22:02 WIB

Direktur PDAM Raih Penghargaan Top Ceo BUMD Awards 2026

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:22 WIB

Ketum GMOCT : Jangan Kriminalisasi Wartawan, Kasus Mojokerto Harus Mengacu UU Pers

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru