Sukses KPBU APJ Dishub Madiun 2026, Resmi Jadi Studi Tiru Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 23:34 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto saat menerima cinderamata dari Wakil Walikota Palangka Raya Achmad Zaini

 

TRIBUNCHANNEL.COM– MADIUN —Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan kembali menjadi rujukan nasional dalam inovasi pembiayaan pembangunan. Pada Kamis (24/4/2026) Pemerintah Kabupaten Madiun menerima kunjungan studi tiru dari Pemerintah Kota Palangka Raya yang ingin mempelajari Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ).

Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Walikota Palangka Raya Achmad Zaini diterima langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama seluruh jajaran perangkat daerah di Pendopo Muda Graha.

Achmad Zaini Wakil Walikota Palangka Raya mengungkapkan daerahnya memiliki tantangan geografis cukup besar dalam penyediaan penerangan jalan. Sebagai kota yang terluas di Indonesia yang wilayahnya masih berupa kawasan hutan.

“Saat ini Kami memiliki target untuk memenuhi kebutuhan 6.000 titik PJU, untuk merealisasikan setidaknya kami menambahkan 2.891 titik PJU dengan estimasi anggaran Rp.87 miliar,” ujarnya.

Menurut Zaini,
Kami datang ke Kabupaten Madiun karena daerah ini salah satu pionner KPBU APJ yang sudah masuk tahap operasi dan terbukti berhasil mengimplementasikan skema KPBU secara nyata dan efektif.

Baca Juga :  Perkuat Semangat Pengabdian, RSUD Dolopo Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama

Sementara Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Madiun sebagai daerah rujukan pengembangan KPBU APJ.

“Kunjungan ini menjadi kehormatan sekaligus momentum berbagi pengalaman dalam pengelolaan infrastruktur pelayanan publik melalui skema KPBU,” katanya.

Menurut Bupati, penerangan jalan umum memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, meningkatkan kenyamanan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“APJ saat ini berjumlah 7.459 titik. Total kebutuhan mencapai 11.500 titik, sehingga masih kurang sekitar 3.800-an titik,” jelasnya.

Bupati menambahkan, KPBU menjadi solusi inovatif untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah.

“Karena proyek ini pembiayaan oleh pihak ketiga, dengan skema kita diberi fasilitas dahulu bahkan sampai perawatan baru dimulai setelah 10 tahun. Ini luar biasa karena kita bisa melakukan efesiensi besar, dengan perbandingan satu lampu merkuri lama bisa digantikan dengan 10 lampu LED yang jauh lebih terang dan efesien ,”jelasnya.

Baca Juga :  Tantangan Terjawab: 14 Desa di Madiun Berhasil Naik Status Jadi Mandiri

Di sela acara ini, peserta Benchmarking juga menyaksikan video profil KPBU APJ Kabupaten Madiun. Dalam tayangan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, menjelaskan manfaat strategis APJ bagi masyarakat.

“Alat penerangan jalan ini bukan sekedar lampu, ini investasi keselamatan, investasi ekonomi dan investasi rasa aman warga Madiun. Dan lewat KPBU semua kita wujudkan tanpa membebani APBD berlebihan dan yang paling penting juga meningkatkan peluang UMKM,” ujarnya.

Untuk diketahui sebelumnya, pada 9 Febuari 2026 Pemkab Madiun juga menerima kunjungan kerja Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk mempelajari skema serupa.

Benchmarking yang dilakukan beruntun dari berbagai daerah ini menegaskan Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan telah berhasil menjadi Role Model
sebagai rujukan Nasional dalam pengelolaan Alat Penerangan Jalan (APJ) berbasis Skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Juned/Red

Berita Terkait

Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah Auliya di Sewulan
Bukan Sekadar Lomba! Dinas Pendidikan Madiun Sulap Pendopo Jadi Kawah Candradimuka Dai Cilik
Tiga Personel Polres Madiun Torehkan Prestasi, Kapolres Apresiasi Dedikasi dan Profesionalisme Anggota
Polres Madiun Ungkap Penipuan Online Pembelian Besi Baja Rp59,9 Juta, Tersangka Ditangkap di Palembang
Merawat Harmoni Bumi Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Lakukan Pendekatan Budaya Damai
Polres Madiun Bersama Bapanas Pantau Stok dan Harga Beras di Madiun
DPRD Kabupaten Madiun Kawal Lima Raperda Strategis, Bupati Jawab Pandangan Tujuh Fraksi
7 Fraksi DPRD Soroti 5 Raperda Strategis, Bupati Hari Wuryanto Jawab Tuntas di Paripurna

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah Auliya di Sewulan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Bukan Sekadar Lomba! Dinas Pendidikan Madiun Sulap Pendopo Jadi Kawah Candradimuka Dai Cilik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Tiga Personel Polres Madiun Torehkan Prestasi, Kapolres Apresiasi Dedikasi dan Profesionalisme Anggota

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Polres Madiun Ungkap Penipuan Online Pembelian Besi Baja Rp59,9 Juta, Tersangka Ditangkap di Palembang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Merawat Harmoni Bumi Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Lakukan Pendekatan Budaya Damai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Polres Madiun Bersama Bapanas Pantau Stok dan Harga Beras di Madiun

Rabu, 30 September 2026 - 20:01 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Kawal Lima Raperda Strategis, Bupati Jawab Pandangan Tujuh Fraksi

Rabu, 30 September 2026 - 19:58 WIB

7 Fraksi DPRD Soroti 5 Raperda Strategis, Bupati Hari Wuryanto Jawab Tuntas di Paripurna

Berita Terbaru